On The Spot 7

Informasi Unik dan Menarik

13 Hal yang Anda Tidak Ketahui tentang Bonjovi


Pada 11 September 2015, Bon Jovi akan tampil dalam konser di Gelora Bung Karno, Jakarta. Kembalinya grup legendaris ini ke Indonesia setelah 20 tahun (terakhir 1995) jadi hal yang paling ditunggu-tunggu oleh penikmat musik.

Meski telah sukses secara global dengan menjual kopi album lebih dari 100 juta. Fakta seputar Bon Jovi tetap menarik untuk diketahui. Seperti yang dikutip metrotvnews.com dari Ultimate Classic Rock, setidaknya ada 13 fakta tentang Bon Jovi yang jarang diketahui publik.

Klik untuk memutar

1. Jon Bon Jovi mengasah bakat musiknya saat bekerja di sebuah studio di kota New York. Nama studio itu Power Station Studio, yang dimiliki sepupu Jon, Tony Bongiovi. Pengalaman pertama Jon dalam rekaman profesional adalah merekam lagu We Wish You a Merry Christmas yang dirilis dalam album natal.

2. Lagu pertama Bon Jovi yang tenar, Runaway, direkam dengan para personel band yang kerap dipanggil All Star Review, terdiri dari para musisi yang suka nongkrong di studio tempat Jon Bon Jovi bekerja, yaitu Frankie LaRocka (Scandal), Hugh McDonald dan Roy Bittan (E Street Band).

3. Awalnya, band Bon Jovi bernama Johnny Electric, sampai pada suatu saat kawan mereka menyarankan memberi nama sesuai dengan sang pemimpin, seperti band Van Halen.

4. Album ke-dua Bon Jovi, 7800 Fahrenheit terinspirasi dari novel Ray Bradbury yang berjudul Fahrenheit 451. 7800 Fahrenheit adalah titik lumer batu saat terkena panas.

5. Hampir saja Bon Jovi memberikan lagu fenomenalnya You Give Love a Bad Name kepada rocker Kanada, Loverboy.

6. Album ke-empat Bon Jovi, New Jersey, yang rilis pada 1988 dan dinamai sesuai kampung halaman mereka, adalah album yang rilis pertama dalam masa Glasnost Rusia.

7. In These Arms dari album tahun 1992, Keep the Faith, ditulis oleh Jon Bon Jovi, Richie Sambora dan keyboardist David Bryan yang sangat menyukai lagu ini. Kemudian lagu ini direkam ulang sebanyak dua kali. Pertama dalam format instrumental untuk album solo David Bryan, On a Full Moon, yang rilis tahun 1995. Kedua dalam format band dengan Bryan sebagai vokalis dalam album solo selanjutnya, Lunar Eclipse, yang rilis pada tahun 2000.

8. Jon Bon Jovi sempat menjajal akting, Richie Sambora memiliki proyek solo, David Bryan kerap tampil dalam pentas musikal Broadway. Sementara itu, sang drummer Tico Torres memiliki aktivitas di luar musik sebagai pelukis. Karya Tico Torres bahkan sering dipamerkan dan beberapa di antaranya laku terjual.

9. Mantan bassist Bon Jovi, Alec John, keluar pada tahun 1994. Dia lantas hidup sederhana dengan membagi waktu bekerja di showroom motor miliknya di kota New York dan menjadi manajer band.

10. Pasca keluarnya Alec John, Bon Jovi kembali dengan materi yang lebih dewasa, yaitu dalam album These Days di tahun 1995 yang diproduseri oleh produser veteran asal Inggris, Peter Collins, yang sebelumnya dikenal sebagai produser Rush, Queensryche dan Dream Theater.

11. Orang Amerika Serikat mengetahui album paling sukses Bon Jovi adalah Slippery When Wet dan New Jersey. Berbeda dengan apa yang terjadi di Australia, Eropa dan Jepang, karena di sana album paling sukses adalah Crush.

12. Jon Bon Jovi sempat memiliki klub American Football, Philadelphia Soul, sebelum akhirnya dijual.

13. Richie Sambora pernah menyamar di Chelsea Market, New York, untuk sebuah amal. Dia bermain gitar di pinggir jalan.

tentang jon bon jovi
.
Updated: Juli 17, 2015 — 03:26
On The Spot © 2014