On The Spot 7

Informasi Unik dan Menarik

7 Spesies Serangga Paling Seram di Dunia


Serangga adalah jenis hewan beruas dengan tingkat adaptasi yang sangat tinggi. Umumnya ukuran serangga relatif kecil yang diperkirakan pertama kali sukses berkolonisasi di bumi. Biasanya mereka tinggal di lingkungan yang basah, seperti di bawah bebatuan, menempel pada lumut, di perakaran pohon, dan di dalam tanah. Tipe mulutnya adalah pengunyah. Beberapa dari jenis ini merupakan scavenger dan memakan tumbuhan yang busuk, selain itu ada pula beberapa diantara mereka menjadi hama bagi tanaman.

Masih terkait tentang serangga, rupanya ada beberapa diantara mereka yang terkesan menyeramkan. Baik dari segi nama, bentuk maupun sifatnya. Lantas serangga-serangga apa saja yang dimaksud? Ini tujuh serangga paling seram di dunia, seperti dilansir oleh onewebid.blogspot.co.id.

Klik untuk memutar

1. Killer Bees

Lebah madu Afrikanisasi, dikenal juga sebagai lebah pembunuh, adalah jenis lebah hibrida yang dihasilkan dari perkawinan silang antara lebah Afrika, Apis mellifera scutellata dengan berbagai jenis lebah madu Eropa. Lebah madu Afrikanisasi adalah jenis lebah penghasil madu yang paling produktif di antara jenis lebah madu lain. Lebah Pembunuh merupakan spesies lebah pemarah. Mereka bersayap, dilengkapi pula dengan alat penyengat. Keturunan mereka dapat menahan kerasnya iklim tropis. Racun sengatan lebah itu tak main-main. Jika masuk ke tubuh manusia, zat tersebut dapat menimbulkan reaksi alergi dan kegagalan organ multiple yang bisa menyebabkan kematian.

2. Death’s-Head Hawkmoth

Death’s-head Hawkmoth tak lain tak bukan adalah salah satu dari tiga spesies ngengat dari genus Acherontia (Acherontia Atropos, Acherontia styx dan Acherontia Lachesis). Spesies ini ditemukan terutama di Eropa, dua terakhir adalah Asia yang sebagian besar penggunaan nama umum merujuk pada spesies Eropa. Ngengat ini mudah dibedakan oleh pola tengkorak berbentuk samar-samar manusia tanda pada thorax. Ketiga spesies yang cukup serupa dalam ukuran, warna, dan siklus hidup. Hawkmoths tidak langka, ulat besar mereka sering ditemukan pada tanaman tomat. Hawkmoths ngengat yang unik di antara ngengat lainnya karena kemampuan mereka membuat nada tinggi menggerenyet ketika mereka jengkel. Death’s-head hawkmoths memiliki tampilan menakutkan, pola seperti tengkorak di punggung mereka dan membuat mangsanya dan kita gelisah.

3. Tiger Mosquito

Tiger Mosquito, nyamuk macan atau nyamuk hutan, merupakan spesies Aedes albopictus. Nyamuk jenis ini ditandai dengan kaki bergaris hitam dan putih, serta hitam dan putih bergaris-garis body yang kecil. Ini adalah asli ke daerah tropis dan subtropis Asia Tenggara. Namun , dalam beberapa dekade terakhir spesies ini telah menyerang banyak negara di seluruh dunia melalui transportasi barang dan meningkatkan perjalanan internasional. Nyamuk ini telah menjadi hama yang signifikan di banyak komunitas karena erat berasosiasi dengan manusia. Serangga ini disebut nyamuk macan karena penampilannya bergaris yang mirip dengan harimau. Aedes albopictus adalah vektor epidemiologis penting untuk transmisi patogen virus, termasuk virus demam kuning, demam berdarah dan demam Chikungunya, serta beberapa nematoda filaria seperti immitis Dirofilaria.

4. Assassin Bug

Reduviidae adalah serangga besar, keluarga serangga kosmopolitan yaitu predator dalam subordo Heteroptera. Mereka termasuk bug pembunuh, bug penyergapan, bug roda, dan benang berkaki bug. Di alam, diperkirakan ada sekitar 7000 spesies yang sama, membuatnya menjadi salah satu keluarga terbesar di Hemiptera tersebut. Assassin Bug berbaring menunggu mangsanya, lalu menyergap seperti James Bond melakukan aksi pada misi rahasia. Assassin Bug memiliki tombak pembunuh, korban yang malang ditusuk dengan paruh melengkung dan menyuntikkan enzim mematikan. Beberapa jenis Assassin Bug adalah pembunuh haematophagous, yang berarti pengisap darah.

5. Robber Fly

Asilidae adalah keluarga fly perampok, juga disebut lalat pembunuh, mereka dikenal akan sifatnya yang agresif. Lalat dalam famili ini biasanya memakan serangga lain dan menyergap mangsanya secara diam-diam. Dalam famili Asilidae, terdapat lebih dari 7000 spesies dalam 530 genera. Serangga bermata besar ini ditakdirkan untuk membunuh. Lalat perampok Robber Fly “mempersiapkan” mangsa mereka dengan menusuk dengan paruh mereka, kemudian menyuntikkan combo ampuh enzim yang melumpuhkan korban dari dalam. Serangga ini memiliki 5 buah mata dan memiliki kemampuan yang sangat baik dalam mengamati mangsa favoritnya yaitu lalat lain, ngengat, capung dan bahkan laba-laba.

6. Wolf Spider

Wolf Spider atau Laba-laba serigala adalah anggota keluarga Lycosidae, dari kata Yunani Kuno yang berarti “serigala”. Mereka merupakan pemburu yang kuat dan tangkas dengan penglihatan yang sangat baik. Mereka hidup sebagian besar soliter dan berburu sendirian. Beberapa pemburu oportunistik menerkam mangsanya pada saat mereka merasa atau bahkan mengejar itu jarak pendek. Beberapa akan menunggu untuk melewati mangsa di atau dekat mulut liang. Dengan taring berbisa besar dan delapan mata dari berbagai ukuran, laba-laba serigala melakukan patroli mencari mangsanya.

7. Ant Lion

Serangga ini tak lain tak bukan adalah sebutan untuk kelompok dari familia Myrmeleontidae. Semut Singa atau yang populer dengan nama undur-undur, telah berevolusi dengan sangat kompleks dan memiliki metode unik untuk membunuh mangsanya. Di dunia ini diperkirakan ada sekitar 2.000 spesies undur-undur dan mereka tersebar di seluruh dunia, terutama di wilayah bersuhu hangat dan berpasir. Mereka membangun sebuah lubang kerucut di pasir ldan bersembunyi tepat di bawah lubang tersebut. Apa pun yang tergelincir ke dalam perangkap semut singa akan kesusahan meloloskan diri.

.
Updated: Maret 5, 2016 — 07:26
On The Spot © 2014