On The Spot 7

Informasi Unik dan Menarik

Kisah Horor Rumah Hantu Bell Witch

Onthespotv7.com – Rumah sejatinya merupakan sebuah tempat untuk berindung dari panasnya terik matahari dan dinginnya hembusan angin kaa mala tiba, bahkan sebenarnya rumah menjadi tempat yang paing hangat daam sebuah keluarga. Tapi sayangnya ha tersebut tidak terjadi pada keluarga John Bell, pasalnya rumah yang seharusnya menjadi tempat yang nyaman bersama istri dan ke sembilan anak-anaknya sama sekali tidak memberikan kenyamanan. Bahkan yang ada rumah yang terletak di daerah Tennesse, Amerika Serikat tersebut justru menjadi sebuah tempat yang sangat mengerikan yang sama sekali tidak bisa dijelaskan secara akal manusia. Banyaknya kejadian-kejadian mistis membuat rumah keuarga John Bell saat ini pun dikenal sebagai slaah satu rumah yang paling berhantu di Amerika Serikat. Pernah dengar kisah rumah hantu Bell Witch?

Kisah Bell Witch

Dikenal sebagai rumah hantu, rumah yang terletak di daerah Tennesse, Amerika Serikat ini mulai dikenal angker setelah John Bell bersama keluarga besarnya hijrah dari North Carolina ke Tennesse, Amerika sekitar tahun 1804. Awalnya setelah pindah John bersama keluarganya sama sekali tidak merasakan hal-hal aneh yang terjadi, bahkan selama 13 tahun menempatinya dikisahkan keluarga John hidup dengan bahagia. Namun sekitar tahun 1817 semua kisah bahagia yang dirasakan oleh keluarga John tiba-tiba berubah menjadi kisah mengerikan. Dari desas-desus yang beredar, banyak yang percaya bahwa semua kejadian mistis yang dialami oleh keluarga John disebabkan oleh ulah seorang penyihir bernama Kate Bats.

Klik untuk memutar

Kepercayaan tersebut berawal setelah John dan Kate yang awalnya bertetangga terlibat perseteruan, Kate menuding John telah melakukan kecurangan untuk mendapatkan rumah yang sekarang ini dikenal dengan rumah Bel Witch. Amarah Kate terus ia bawa sampai menjelang kematiannya, bahkan menurut kisahnya sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhirnya Kate bersumpah untuk terus menghantui seluruh keluarga John beserta keturunannya. Setelah kematian Kate sekitar tahun 1817, keluarga John pun mulai merasakan hal-hal aneh dirumahnya. Berawal dari suara-suara misterius, bekas cakaran pada dinding rumah bahkan lama kelamaan keluarga John pun mulai mendapat terror hantu yang semakin parah Tak hanya suara atau bekas cakaran terror hantu pun mulai merambah sampai ke teror fisik.

Rumah Hantu Bell Witch 1 oleh SegiEmpatMenurut kisah John bersama serang putri cantiknya bernama Elizabeth adalah anggota keluarga yang paling sering mendapat serangan-serangan dari makhluk kasat mata. Bahkan Elizabeth dikisahkan pernah tiba-tiba terbangun karena ia merasakan salah satu anggota tubuhnya mengalami memar dan luka iris. Sadar akan teror hantu yang dialami keluarganya John mulai meminta bantuan. Dikisahkan John pernah meminta pertolongan terhadap seorang rekannya untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di rumahnya. Ia ingin mencari tahu semua fenomena hantu yang dialami oleh keluarganya, mulai dari teror suara, penampakan sampai gangguan fisik yang dialami oleh putrinya.

Saat itu semua misteri yang terjadi di rumah John Bell pun akhirnya terungkap. Rekannya pun mengatakan bahwa semua terror hantu yang dialami keluarga John di rumahnya sendiri disebabkan oleh gangguan dari seorang penyihir yang berniat untuk menghabisi nyawa John dan terus meneror keluarga dan keturunannya. Tapi penyihir yang diduga adalah Kate tidak ingin langsung menghabisi nyawa John tapi ia berencana untuk terus melakukan teror sampai akhirnya John berusia 70 tahun. Tahun 1920 John akhirnya jatuh sakit dan tak lama kemudian di tahun yang sama John pun menghembuskan nafas terakhirnya tepat di usianya yang ke 70. Setelah John meninggal dikisahkan jika penyihir tersebut akan pergi namun ia berjanji untuk tidak berhenti meneror seluruh keluarga John.

Sampai saat ini rumah hantu ini telah menjadi salah satu tempat wisata yang cukup populer. Beberapa pengunjung konon masih sering merasakan fenomena mistis di rumah ini.

 

.
Updated: Mei 1, 2016 — 01:25
On The Spot © 2014