On The Spot 7

Informasi Unik dan Menarik

Mitos-Mitos Aneh yang Dipercaya Orang Afrika

Onthespotv7.com – Mitos adalah hal yang terjadi di masa lalu karena adanya suatu kepercayaan dan cerita yang dialami dan disebarkan kepada masyarakat. Mitos ini telah terjadi di semua daerah di dunia negara Eropa, Asia bahkan Afrika. Hal ini adalah hal yang wajar karena dalam suatu daerah pastinya ada sesuatu yang berhubungan dengan kisah mistis dan berbagai penafsiran yang dilakukan oleh warga sekitarnya. Mitos ini juga berkaitan dengan kebudayaan masyarakat yang ada karena mitos ini lahir dari adanya cerita rakyat secara turun temurun yang bisa dikatakan sebagai cerminan tata cara masyarakat pada saat itu. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa mitos aneh yang dipercayai oleh warga Afrika.

1. BilokoFoto biloko oleh unik SegiEmpat

Klik untuk memutar

Mitos pertama yang dipercayai oleh warga Afrika ini adalah mitos yang disebut dengan Biloko. Mungkin kita hanya bisa melihat kurcaci dalam dunia dongeng saja, dan di dunia dongeng kita mengetahui bahwa kurcaci ini adalah makhluk yang memiliki bentuk tubuh seperti manusia namun juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih pendek daripada manusia. Diceritakan dalam dongeng bahwa kurcaci ini diciptakan dengan sifat ada yang kasar dan ada yang lembut yang tinggal di dalam sebuah hutan yang nantinya akan membangun rumah kayu di tengah hutan dengan ukuran yang minimalis. Di negara Afrika, Biloko yang terkenal menjadi salah satu mitos menyeramkan ini adalah makhluk yang juga disebut dengan nama Eloko. Menurut arti kata dari Biloko atau Eloko ini mengacu pada istilah dalam Mongo-Nkundo yang memiliki arti yaitu sebagai makhluk kecil yang lebih mirip dengan kurcaci dan tinggal di dalam hutan. Sepertinya bukan rahasia jika kurcaci ini disebut dengan peri hutan yang nantinya akan menjaga hutan, namun bagi warga Afrika ini Biloko yang disebut dengan kurcaci ini adalah makhluk yang berasal dari roh nenek moyang yang tinggal di hutan. Jika dilihat dari segi sifat sang Biloko ini ternyata dia adalah salah satu kurcaci yang memiliki sifat kasar. Hal ini bisa dibuktikan dengan adanya mitos bahwa Biloko ini berasal dari roh nenek moyang yang jahat dan ingin untuk menuntut balas kepada manusia yang masih hidup. Konon rasa balas dendamnya ini dikarenakan manusia yang memiliki sikap tamak terhadap hal yang ada di dunia ini sehingga mengorbankan kelestarian hutan untuk kepentingan pribadi. Dari sifat dendam yang dimiliki oleh sang Biloko ini menyebabkan Biloko ini menjadi makhluk kejam yang konon katanya akan memakan manusia yang berada di hutan ini dan bertemu dengannya. Karena hal ini tentunya membuat sang Biloko ini menjelma sebagai makhluk yang mengerikan sehingga banyak ditakuti oleh warga Afrika. Biloko ini juga diceritakan sebagai hantu yang menghantui hutan dan mencari masalah yang belum terselesaikan untuk bisa diselesaikan dengan cukup ganas. Dari adanya kisah Biloko yang menyerakan ini akhirnya para warga Afrika hingga saat ini asih mepercayainya sehingga mereka sangat menghormati alam terutama hutan yang menjadi tempat hidup banyak makhluk hidup seperti tumbuhan dan juga binatang. Hal ini tentunya bisa dilihat bukan dari adanya kehidupan warga Afrika terutama suku terpencil yang masih sangat sederhana dan berkaitan dengan alam.

2. MudjadjiFoto mudjadji oleh unik SegiEmpat

Ternyata Afrika mempercayai adanya dewa hujan sedangkan mereka tinggal di sebuah tempat yang selalu saja dihampiri musim kemarau berkepanjangan. Hal inilah yang menyebabkan masyarakat Afrika ini mengangung-agungkan dewa hujan karena menurut mereka hujan adalah sumber rejeki mereka untuk mengembangkan pertanian dan juga untuk peternakan yang merupakan sumber mata pencaharian dari warganya. Karena jika tidak ada hujan adalah suatu ancaman bagi warga Afrika ini sendiri, sehingga dalam mengetahui cuaca, warga Afrika ini memiliki seorang yang ditinggikan yang diarahkan kepada roh nenek moyang untuk bisa memberikan hal yang diinginkan oleh warga Afrika ini. Dilihat dari Ratu Hujan yang bernama Mudjadji ini adalah merupakan suatu putri kerajaan keturun dari Balobedu yaitu di sekitar Afrika Selatan.

Putri ini mewarisi semua tahta kerajaan yang ditinggalkan oleh ratu kerajaan pada saat itu. Pada masyarakat kerajaan Afrika pada saat itu ternyata ada suatu tradisi yaitu anak yang akan mewaris tahta kerajaan hanyalah anak perempuan dan anak lelaki tidak berhak atas harta yang ditinggalkan. Sehingga pada saat itu, Ratulah yang memegang tahta tertinggi di kerajaan. Namun pada saat itu, Ratu yang dikenal dengan Ratu Hujan ini adalah ratu yang memiliki kekuatan khusus dan sangat berbeda dengan Ratu yang pernah memerintah lainnya. Ratu Hujan dari Balobedu ini adalah ratu yang bisa mengendalikan awan dan juga curah hujan sehingga pada saat itu Ratu Hujan ini bisa diandalkan oleh para warga untuk mengatur hujan yang diinginkan untuk memperbaiki sistem pertaniannya. Hingga kini kepercayaan mengenai Ratu Hujan ini masih berlanjut dan dikatakan bahwa jika warga ingin berkomunikasi dengan arwah nenek moyang ini, maka kepala sukulah yang bertanggung jawab.

3. Adu Ogyinae

 Adu Ogyinae adalah sebuah makhluk yang diceritakan oleh bangsa Ashanti di Afrika Barat. Seperti yang kita ketahui bahwa manusia ini adalah makhluk yang diciptakan dari Tuhan dalam berbagai bentuk. Manusia ini diceritakan diciptakan oleh Tuhan dan diberi kehidupan di bumi yang dilahirkan dari rahim seorang ibu yang kehidupannya telah dipersiapkan segala sesuatunya oleh Tuhan dibumi. Namun sepertinya kepercayaan yang dipercayai oleh banyak orang ini, mungkin dijadikan sedikit berbeda dengan adanya kepercayaan dari negara Afrika. Menurut beberapa sumber, kepercayaan Afrika ternyata hampir sama dengan kepercayaan yang menyatakan bahwa manusia ini berasal dari tanah. Namun berasal dari tanah ini bukanlah sebuah hal yang dilihat dari penciptaannya, namun kehidupannya. Mungkin sebagian dari Anda bingung dan kurang mengetahui mengenai hal yang satu ini bukan? Ya, ternyata kepercayaan dari adanya kehidupan ini adalah mengenai letak dan tempat pertama manusia di bumi ini tinggal. Bangsa Afrika percaya bahwa manusia ini pada awal kemunculannya adalah berada di kedalaman bumi tertentu. Hal ini tentunya jika dihubungkan dengan ilmu pengetahuan adalah hal yang juga berkaitan. Sebagai yang kita ketahui bahwa permukaan bumi pada setiap tahun dan abadnya ini mengalami pengikisan yang membuat permukaan bumi mengalamai kenaikan dan karena pergeseran lempeng dunia menyebabkan permukaan bumi tidak rata dan juga berubah setiap abadnya sehingga mungkin saja pada jaman dahulu manusia hidup di bawah bumi yang kini kita injak. Namun proses terbentuknya kehidupan di kedalaman bumi hingga sekarang menurut bangsa Afrika ini adalah hal yang tidak didasarkan ilmu pengetahuan dan didasarkan oleh mitos yang dipercayai. Setelah kita mengetahui tentang adanya Ratu Hujan dan juga kurcaci hutan, ternyata ada makhluk lain yang sangat berperan dalam kehidupan warga Afrika ini. Makhluk ini adalah Adu Ogyinae.

Foto adu ogyinae oleh unik SegiEmpat

Makhluk ini adalah makhluk yang memiliki bentuk seperti cacing namun memiliki ukuran yang sangat besar sehingga disebut juga cacing raksasa. Makhluk Adu Ogyinae atau cacing raksasa ini adalah makhluk yang diduga sebagai makhluk yang mengantarkan kehidupan manusia mencapai permukaan bumi pada saat ini yang sebelumnya berada di kedalaman bumi. Menurut cerita bangsa Afrika mengatakan bahwa Adu Ogyinae ini berusaha sekeras mungkin untuk membuat lubang yang besar dari kedalaman bumi ke permukaan bumi. Hal ini bisa dilakukan karena bentuk dan ukuran sang Adu Ogyinae yang sangat besar sehingga dengan waktu yang cukup lama cacing ini berhasil membuat lubang besar ke permukaan bumi. Dalam mitos dikatakan bahwa lubang yang dibuat oleh sang makhluk Adu Ogyinae ini adalah jalan yang menjadi jalan pintas bagi manusia jaman dahulu sehingga bisa berada di permukaan bumi pada saat ini. Ternyata tidak hanya mengenai jalan yang dibuat oleh Adu Ogyinae ini, namun ternyata juga dengan manusia pertama yang mendapatkan tugas untuk membentuk suatu kehidupan. Orang pertama yang juga merupakan anak buah Adu Ogyinae ini adalah tujuh orang pria, lima orang wanita seekor anjing dan leopard. Makhluk inilah yang mendapat tugas dari Adu Ogyinae untuk menyebarkan kehidupan di atas permukaan bumi.

 

kehidupan ke dalaman afrika
.
Updated: April 20, 2016 — 11:26
On The Spot © 2014